BOGOR 16710

DESTINASI MICE TOURISM DI SENTUL-BOGOR-PUNCAK.INFO PROPERTY,ARTIKEL EDUKATIF,KONTRAKTOR SIPIL SOLUSI BANGUN RUMAH HEMAT-CEPAT-KUAT & MODERN

  • Home
  • SUKARAJA
  • DESA/KELURAHAN
    • DESA CADAS NGAMPAR
    • DESA CIBANON
    • DESA CIJUJUNG
    • DESA CIKEAS
    • DESA CILEBUT BARAT
    • DESA CILEBUT TIMUR
    • DESA CIMANDALA
    • DESA GUNUNG GEULIS
    • DESA NAGRAK
    • DESA PASIR JAMBU
    • DESA PASIRLAJA
    • DESA SUKARAJA
    • DESA SUKATANI
  • TOURISM
  • PROPERTY
  • BOAC
  • Downloads
    • PERDA BOGOR
    • TEKNIK SIPIL
    • MICE TOURISM
    • SOFTWARE
      • FREE WARE
      • BLOG
  • WISATA EDUKATIF
  • PAKET OUTING
  • PAKET MEETING
  • BANGUN KOLAM RENANG
  • DAK KERATON & AAC
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Capitan Westerling (Sang Jagal) Pernah Jadi Juragan Angkutan Bandung-Jakarta

 9:56 AM     Informasi umum, Pendidikan   

Kisah Sang Kapten Penjagal yang gagal mengkudeta, lalu terlunta-lunta, namun dibiarkan merdeka begitu saja.

 

“Kalau hanya senyum yang engkau berikan, Westerling pun tersenyum...” demikian seloroh Iwan Fals dalam salah satu lagunya. Turk, julukan Raymond Paul Pierre Westerling, mendadak sohor usai membantai ribuan jiwa rakyat Sulawesi Selatan selama 1946-1947.

Capitan Westerling KNIL/APRA
Dia menerapkan teror pengadilan lapangan untuk mengorek informasi dari rakyat seputar keberadaan gerilyawan Republik. Tak hanya rakyat Sulawesi yang merinding, warga kulit putih pun gentar mendengar namanya.
Rakyat Jawa Barat pun turut merasakan demam teror tatkala Westerling ditugaskan sebagai pelatih Korps Speciale Tropen, pasukan elit para-komando—pada 1947-1948. Setelah itu dia keluar dari dinas militer KNIL.
Ada sumber yang menyebutkan, bahwa Westerling dipecat lantaran aksi jagalnya di Sulawesi Selatan. Namun, ada juga yang mengungkapkan timbulnya perseteruan dirinya dan Panglima Tertinggi Tentara Belanda di Indonesia, Jenderal Simon Spoor, disebut-sebut sebagai penyebab Westerling dikeluarkan dari KNIL.
Kapten Westerling KNIL/APRAWesterling menolak penugasan dari Spoor tentang penyerbuan ke Maguwo, Yogyakarta—kelak dikenal sebagai aksi polisionil Belanda II pada 19 Desember 1948. Kekhawatiran Westerling soal penyerbuan ke Yogyakarta yang hanya akan melemahkan posisi politis Belanda itu belakangan terbukti.
Satu bulan jelang penyerbuan tersebut, Westerling mengakhiri karir militernya. Dia hidup di kawasan perbukitan di Cililin dan Pacet, Jawa Barat. Pada 1949, dia menceraikan istrinya yang hidup di London yang telah dinikahinya selama empat tahun.
Kapten Westerling KNIL/APRAKemudian pada tahun yang sama, dia menikahi perempuan indis keturunan Prancis, Yvone Fournier. Putri pertama perkawinannya dengan Yvone telah lahir pada 1948, namanya Celia Veldhuis. Sebagai seorang sipil, Westerling hidup bersama warga desa setempat. Entah apa yang dipikirkan warga tentang mantan penjagal itu, namun tampaknya Westerling sukses membaur dengan mereka.
Sebagai mantan pelatih Korps Speciale Tropen (KST), dia dengan mudah mendapatkan dua truk militer bekas KNIL. Dengan kendaraan itu dia pun menjadi juragan jasa angkutan hasil perkebunan—Transport Onderneming—yang beroperasi di seputar Bandung-Jakarta. Tak seorang bandit kampung pun yang berani memberhentikan laju truk-truk miliknya. 
Bagi Westerling yang menjadikan perang adalah kegemaran, mobilitas armada truknya telah memberikan peluang untuk menggalang kekuatan dan membuat siasat untuk mengacaukan Republik. Siasatnya mendapat dukungan dari militer Belanda dan sipil Indo-Belanda, jaringan intelijen, dan berhubungan dengan kelompok-kelompok pribumi yang tidak setuju adanya negara kesatuan Republik Indonesia.
Capitan Westerling KNIL/APRA
Westerling menggunakan nama Angkatan Ratu Adil (APRA) sebagai gerakan militer dalam selimut Republik. Nama ini digunakan untuk mendapatkan simpati dari warga seolah jelmaan “Ratu Adil” dalam Jangka Jayabaya—naskah ramalan yang konon ditulis oleh Raja Kediri, Jayabaya.
Namun, kudetanya lewat APRA dapat ditumpas—hanya mengacaukan Bandung. Westerling pun menjadi orang dalam pelarian, diburu oleh APRIS (Angaktan Perang Republik Indonesia Serikat) dan Polisi Militer Belanda.
Dia melarikan diri dan hidup dalam persembunyian di rumah kolega, pabrik, sebuah panti asuhan di Kramat Jakarta, dan taman-taman. Akhirnya, pihak Belanda dan Indonesia sepakat untuk membiarkan Westerling lenyap dalam senyap. Alasannya, untuk menjaga hubungan diplomatis kedua negara itu di kala mendatang.
Dengan paspor bernama palsu dan seragam Angkatan Laut Belanda, Westerling diterbangkan dari perairan Tanjung Priok dengan pesawat Catalina. Dia mendarat di Tanjung Pinang. Dia nyaris tenggelam dengan perahunya, namun mujur terselamatkan. Kemudian dia mendekam di penjara Singapura beberapa bulan atas tuduhan masuk tanpa izin dan paspor palsu.
Akhirnya, lewat Belgia, Westerling berjejak ke Belanda lagi. Dia dan istrinya tinggal di sebuah kota kecil di Provinsi Friesland. Dia juga sempat mengisi hari-harinya dengan belajar menyanyi di Konservatorium Amsterdam. Delapan tahun setelah pemberontakan APRA, dia berpentas sebagai penyanyi tenor Puccini Tosca, di Breda, Belanda. Pentas tersebut merupakan pagelaran pertama dan terakhir baginya.
Kehidupan Westerling berlanjut ke Amsterdam dengan membuka sebuah toko buku langka. Dia meninggal karena gagal jantung pada akhir 1987 dalam usia 68 tahun. Batu nisannya di Purmerend bertuliskan “Voormalig Commandant van het K.S.T. Rakjat Memberi Beliau Gelar Ratu Adil, Rechvaardige Vorst” dan dibubuhi lambang Korps Speciale Tropen.
"Dia begitu kecewa dengan kelakuan pemerintah kepadanya," kenang Celia Veldhuis, putri pertama Westerling dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Jakarta Post akhir tahun lalu. "Dia mengabdi kepada negaranya, dan setelah itu dia menjadi kambing hitam. Dia harus berjuang hanya untuk mendapatkan pensiun tentaranya yang jumlahnya tak seberapa. "
Baca juga: 19 Desember 1948, Operasi Gagak di Langit Yogyakarta
(Mahandis Y. Thamrin/NGI) sumber: http://nationalgeographic.co.id

Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

3.500 Koleksi Kebun Raya Dibukukan

 1:27 PM     Informasi umum, Lingkungan Hidup, Pendidikan   

Penyusunan perlu waktu dua tahun dengan editor naskah dan fotografi Deniek G Sukarya.


Kebun-Raya-Bogor
Kebun Raya Bogor
Sebanyak 3.500 tumbuhan koleksi empat kebun raya yang dikelola Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dibukukan dengan visualisasi foto berwarna. Buku tersebut berjudul 3.500 Plant Species of The Botanic Gardens of Indonesia.
 
"Sejumlah peneliti dari setiap kebun raya dilibatkan untuk penyusunan buku," kata Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Mustaid Siregar, Senin (8/7) di Bogor.
 
Mustaid mengatakan, selama ini penyusunan buku koleksi tumbuhan di kebun raya berupa gambar yang dibuat secara manual. LIPI menangani empat kebun raya, meliputi Kebun Raya Bogor, Cibodas, Purwodadi, Eka Karya Bali, dengan luas total 415,5 hektare.
 
Ibu Negara Ani Yudhoyono disebut sebagai perintis dan pembimbing dalam penyusunaBinga Bangkai Dipamerkan di Korean buku setebal 1.216 halaman itu. Penyusunan perlu waktu dua tahun dengan editor naskah dan fotografi Deniek G Sukarya. Buku itu diluncurkan di Istana Kepresidenan Cipanas, Sabtu lalu.
 
Dalam sambutannya di buku, Ani Yudhoyono mengatakan, ide awalnya dari kenyataan tidak tersedianya data dasar tentang koleksi tumbuhan di kebun raya di Indonesia. Sebelumnya, tahun 2011 Ani Yudhoyono menerbitkan buku The Colors of Harmony-A Photography Journey by Ani Yudhoyono, yang menyajikan foto-foto flora, termasuk koleksi Kebun Raya Bogor.
 
titan-arum-flower-amorphophallus Kepala LIPI Lukman Hakim menyebutkan, dari empat kebun raya, terdapat 70.000 spesimen tumbuhan. "Di antaranya, 2.000 tumbuhan belum teridentifikasi jenisnya," kata Lukman.
 
(Zika Zakiya. Sumber: Kompas cetak) http://nationalgeographic.co.id











Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

BERAPA JUMLAH SURAT DAN AYAT DALAM AL- QUR’AN

 9:54 PM     DKM-Al-Muhajirin, Informasi umum, Pendidikan   

Beberapa Umat Muslim ketika ditanya berapa jumlah ayat dalam Al – Qur’an, hampir dipastikan menjawab 6666 ayat. Angka. seri nan cantik ini sangat akrab ditelinga sebagian umat Muslim, lantaran sejak kecil dulu angka ini selalu dijelaskan sebagai jumlah ayat dalam Al-Qur’an.


Lalu apakah jumlah ayat dalam Al-Qur’an ini benar berjumlah 6666 ayat …?

Mari kita buktikan: Kita harus bersikap kritis dan rasional dalam menerima ajaran dan pemahaman yang tidak berlandaskan dalil dalil Al-Qur’an dan Hadist Rasulullah SAW.

 

 

Lalu bagaimana jumlah ayat dalam Al-Qur’an ? Berikut adalah jumlah ayat Al-Qur’an berdasarkan hitungan Saudara Muslim Ahmad Sholahudin. Lubuk Landai, Bungo, Jambi 29 Agustus 2011.

“Jangan Lupa Baca Juga“: Kenapa beda?berapa sebenarnya jumlah ayat Al-Qur’an?

Al-Qur'an Audio : dengarkan disini
 
Donlot Juz’Amma  juz 30

No
Nama Surat
Jumlah Ayat
Total
1
Al-Fatihah
7
7
2
Al-Baqarah
286
293
3
Ali-Imran
200
493
4
An-Nisaa’
176
669
5
Al-Maidah
120
789
6
Al-An’am
165
954
7
Al-a’raf
206
1160
8
Al-Anfal
75
1235
9
At-Taubah
129
1364
10
Yunus
109
1473
11
Hud
123
1596
12
Yusuf
111
1707
13
Ar-Ra’ad
43
1750
14
Ibrahim
52
1802
15
Al-Hijr
99
1901
16
An-Nahl
128
2029
17
Al-Israa’
111
2140
18
Al-Kahfi
110
2250
19
Maryam
98
2348
20
Thaha
135
2483
21
Al-Anbiyaa’
112
2595
22
Al-Hajj
78
2673
23
Al-Mu’minuun
118
2791
24
An-Nuur
64
2855
25
Al-Furqoon
77
2932
26
Asy-Syu’araa’
227
3159
27
An-Naml
93
3252
28
Al-Qashash
88
3340
29
Al-Ankabuut
69
3409
30
Ar-Ruum
60
3469
31
Luqman
34
3503
32
As-Sajadah
30
3533
33
Al-Ahzab
73
3606
34
Saba’
54
3660
35
Faathir
45
3705
36
Yaasiin
83
3788
37
Ash-Shaaffaat
182
3970
38
Shad
88
4058
39
Az-Zumar
75
4133
40
Al-Mu’min
85
4218
41
Fushshilat
54
4272
42
Asy-Syuura
53
4325
43
Az-Zukhruf
89
4414
44
Ad-Dukhan
59
4473
45
Al-Jaatsiyah
37
4510
46
Al-Ahqaaf
35
4545
47
Muhammad
38
4583
48
Al-Fath
29
4612
49
Al-Hujuraat
18
4630
50
Qaaf
45
4675
51
Adz-dzaariyaat
60
4735
52
Ath-Thuur
49
4784
53
An-Najm
62
4846
54
Al-Qamar
55
4901
55
Ar-Rahmaan
78
4979
56
Al-Waaqiah
96
5075
57
Al-Hadiid
29
5104
58
Al-Mujaadilah
22
5126
59
Al-Hasyr
24
5150
60
Al-Mumtahanah
13
5163
61
Ash-shaf
14
5177
62
Al-Jumu’ah
11
5188
63
Al-Munaafiquun
11
5199
64
At-taghaabun
18
5217
65
Ath-Thalaq
12
5229
66
At-Tahrim
12
5241
67
Al-Mulk
30
5271
68
Al-Qalam
52
5323
69
Al-Haaqqah
52
5375
70
Al-Ma’aarij
44
5419
71
Nuh
28
5447
72
Al-Jin
28
5475
73
Al-Muzammil
20
5495
74
Al-Muddatstsir
56
5551
75
Al-Qiyaamah
40
5591
76
Al-Insaan
31
5622
77
Al-Mursalaat
50
5672
78
An-Nabaa’
40
5712
79
An-Naazi’aat
46
5758
80
‘Abasa
42
5800
81
At-Takwiir
29
5829
82
Al-Infithaar
19
5848
83
Al-Muthaffifiin
36
5884
84
Al-Insyiqaaq
25
5909
85
Al-Buruuj
22
5931
86
Ath-Thaariq
17
5948
87
Al-A’laa
19
5967
88
Al-Ghaasyiyah
26
5993
89
Al-Fajr
30
6023
90
Al-Balad
20
6043
91
Asy-Syams
15
6058
92
Al-Lail
21
6079
93
Adh-Dhuha
11
6090
94
Al-Isyirah
8
6098
95
At-Tiin
8
6106
96
Al-‘Alaq
19
6125
97
Al-Qadr
5
6130
98
Al-Bayyinah
8
6138
99
Al-Zalzalah
8
6146
100
Al-‘Adiyaat
11
6157
101
Al-Qaari’ah
11
6168
102
At-Takaatsur
8
6176
103
Al-‘Ashr
3
6179
104
Al-Humazah
9
6188
105
Al-Fiil
5
6193
106
Qurasy
4
6197
107
Al-Maa’uun
7
6204
108
Al-Kautsar
3
6207
109
Al-Kaafiruun
6
6213
110
An-Nashr
3
6216
111
Al-Lahab
5
6221
112
Al-Ikhlash
4
6225
113
Al-Falaq
5
6230
114
An-Naas
6
6236
 
dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi Kami hanya mengikuti apa yang telah Kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?". (QS. Al-Baqarah: 170)
 
apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul". mereka menjawab: "Cukuplah untuk Kami apa yang Kami dapati bapak-bapak Kami mengerjakannya". dan Apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?. 
(QS. Al-Maidah: 104)
 
Maka Apakah mereka tidak memperhatikan Perkataan (Kami), atau Apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?.
(QS. Al-Mu’minuun: 68)
 
mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta. (QS. Al-Kahfi: 5)
 
dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang jelas, tidak ada bantahan mereka selain dari mengatakan: "Datangkanlah nenek moyang Kami jika kamu adalah orang-orang yang benar." (QS. Al-Jaatsiyah: 25)





 






Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Older Posts Home

Popular Posts

  • Pengalaman Panas Dalam dan Gypsum Fibrosum
    Antara Panas Dalam dan Gypsum Fibrosum Pernah kah anda mengalami panas dalam ? badan terasa tidak enak,perut ,terasa panas,tenggo...
  • Dak Keraton dan Panel EPS Solusi Menambah Dak,Lantai,Loteng dan dinding. Praktis, Cepat, Hemat, Kuat dan Modern
    Pemasangan Keraton Solusi Menambah Loteng Hemat,Cepat dan Kuat. Keterbatasan lahan sempit di perumahan sederhana selalu menjadi momo...
  • Kanopi baja ringan solusi hemat, kuat dan cepat
     Akhir akhir ini banyak sekali yang menggunakan baja ringan (Galvalum) untuk berbagai keperluan,mulai dari rangka atap, plafond, kano...
  • Mengintip Mobil Street View Google
    Keberadaan RW 08 (RT 01-02-03) Perum Ambar Bogor Regency Desa Nagrak Kecamatan Sukaraja Bogor 16710 Jawa Barat Indonesia semakin di akui d...
  • Cara bermain WhatsApp di PC dan Laptop
    Sobat yang budiman,suatu hari saya melihat teman saya sedang asyik bermain dengan Galaxy Note nya,srius sekali sampai sampai tidak mau ter...
  • PELANGARAN GSB DAN GSJ DIBIARKAN
    Kebanyakan orang membeli rumah di komplek  perumahan /Real Estate salah satunya adalah kenyamanan walupun tak sepenuhnya berlaku mutlak.Kare...

Blog Archive

  • BOGOR AGRO & EDU FORESTRY | WISATA EDUKATIF
  • TEMPAT GATHERING,MEETING DI SENTUL

Copyright © BOGOR 16710 | Support By BOAC | Compas Outbound | Gathering Sentul